Journey to Pantai Surga

Posted by Aldi Al Bani Wednesday, August 28, 2013 0 komentar



Journey to Heaven Beach
Pantai Surga, atau biasa disebut laut surga merupakan salah satu objek wisata pantai didaerah lombok timur. Inilah yang menjadi destinasi tujuan wisata saya beberapa minggu yang lalu. Perjalanan menuju pantai surga cukup jauh karena melewati daerah pesisir bagian timur dan utara pulau lombok, pantai ini sejalur dengan pantai cemara dan juga pantai pink. Saya melakukan perjalanan untuk sampai pantai ini sekitar 2 jam tanpa mengetahui arahnya secra pasti dengan modal nekat dan bertanya. Dari pertigaan jerowaru belok kiri dan terus lurus sambil bertanya kepada orang sekitar.
Perjalanan melalui jalan dekat pesisir yang masih belum beraspal  membuat saya harus pelan-pelan mengendarai motor namum sambil menikmati panorama sekitar yang begitu indah. Hutan yang kering bang dataran Afrika, dengan suasana pedesaan yang masih sepi. Setelah beberapa saat akhirnya sampai di spot pantai surga saya pun memarkir sepeda dan langsung masuk, tarif masuk Cuma @ 2000. Di sana blum asa listrik tp tampaknya sudah ada vila yang berdiri dan penginapan yang cukup bagus, yang kemungkinan milik orang asing, karena saya dengar-dengar banyak spot pariwisata di daerah Lombok yang sudah menjadi ladang investasi para bule luar itu.
whateverlah saya Cuma ingin menikmati suasana pantai di sana dan memang panorama pantai itu indah sekali, bertepatan waktu itu saya sampai agak sore dan pantai itu bisa menjadi tempat melihat sunset. Dikatakan pantai surga karena jalan menuju ke sana seperti neraka, artinya ya tidak bagus dan perlu bersusah payahlah, tp sebenarnya tidak terlalu bersusah payah karena pada akhirnya siapapun  yang ingin ke sana bakalan sampai, suma jalannya masih tanah dan berlubang, kalau musim penghujan banyak kubangan air dan bakalan licin disebabkan kontur tanah seperti tanah liat. Namun sukur saja ketika itu saya datang seusai musim penghujan.  Tiba di spot saya menikmati sejenak panorama nan indah dan menemui beberapa pengunjung lokal dan interlokal (bule) yang sedang asik bermain voli pantai dan mengajari anaknya berenang. Setelah puas menikmati dan berfoto sebagai dokumentasi saya pun pulang ke daerah asal, yaitu di Montong Baik. Ini ane sajikan beberapa foto gue gan !!

Baca Selengkapnya ....

PROSEDUR PERSIDANGAN TILANG DI MALANG

Posted by Aldi Al Bani Friday, March 22, 2013 1 komentar

Sabar, itulah yang aku rasakan ketika aku dalam persidangan karena kena tilang.
ok. Dua minggu yang lalu tepatnya pada hari Jumat 08-03-2013, saya kena tilang gara-bonceng temen pulang dari kampus pascasarjana UIN Maliki di Batu.  Dan anehnya sebelum hari itu juga 2 orang temen aku kena tilang karena sebab yang sama yaitu TIDAK PAKAI HELM !!
nah, biasanya kalau aku bonceng temen gk pake helm gk pernah kena tilang,, ee ternyata ketika dalam perjalanan temen yang aku bonceng malah crita tentang temen aku yg kena tilang kemaren dan akhirnya giliran aku yang kena tilang pada hari itu. sebelumnya temen aku langsung damai dengan pak polisi yang bertugas di tempat, tepaknya di terminal Landung sari Malang, mereka terpaksa harus membayar 75 ribu karena yang dibonceng gk pake HELM. Kebetulan saat hari aku kena tilang, STNK motorkku lagi dikirim ke rumah di LOMBOK sana untuk membayar pajak tahuanan. Aku kan disiplin orangnya untuk negara biar maju. Nah setelah itu kami digeret ke kapolsek dinoyo dan pak polisinya gk mau tau kalo STNK itu sedang di pajak, aku Cuma kasi dy foto copynya dan ditolak. Yaah aku kena 2 pasal.
temen yang aku bonceng mencoba meloby polisi itu, namun tampaknya imannya kuat dan katanya aturan sekarang tidak boleh menerima titipan denda. Tapi aku heran kenapa kemaren temen-temenku yang lainnya bisa. Ini menunjukkan bahwa polisi tidak semua mereka benar-benar amanat. Akhirnya mau tidak mau aku harus ikut sidang pada hari Jumat 22-03-2013 di Pengadilan Negeri yang beralamat di Jl. Ahmat Yani Utara, deket terminal Arjosari. Namun sebelumnya aku ke porlantas pada sehari setelah tilang untuk mengambil SIM aku karena kita uda ada janji untuk menyelesaikannya di sana, di sana salah satu anggota tapi tidak memakai pakaian resmi meminta kami untuk membayar 150 ribu, aku tawar 100 ribu namun dy bilang ini bukan super market mas. Aku juga heran di siru karena ada tulisan TIDAK MENERIMA TITIPAN DENDA tapi kok ada saja yang menawarkan kami. Waaaahhh,,, berhubung SIM ku sudah dikemas untuk dikirim ke pengadilan jadi ya mau tidak mau ikuti persidangan sajalah.

Ok, inilah langkah-langkah persidangan tilang di Pengadilan Negeni Malang:
  1. Lihatlah di surat tilang Anda, di sana tertera di pengadilan mana Anda akan diadili, dan juga lengkap dengan waktunya. Untuk aku pukul 09.00 pagi. Namun aku berangkat jam 8 lewat sedikit dan aku sampai disana ternyata sudah penuh banget orang2 berkumpul sampai antri.
  2. Setelah sampai pengadilan, banyar parkir dan masuk 2 ribu, dan lihat kerta tilang Anda, di sana sudah ditempelkan kertas nama-nama berkas orang yang ditilang lengkap dengan nomor tilang. Nah sesuaikan nomor tilang Anda di kertas yang tertera di sana. Dan inipun aku berusaha payah mencari nama dan menyesuaikan nomorku. Karena pada saat itu berkas yang masuk ke pengadilan untuk diadili tidak kurang dari 2.500 berkas, dan banyangkan saja berapa banyak orang yang berjubel di sana. Mulai dari anak sekolah, bapak, ibu, orang kantoran, supir angkot, mahasiswa, dll. Tampaknya semua lapisan masyarakat ada deh di antara mereka. Dan ada beberpa dari mereka yang aku kenal, mereka memiliki nasib yang sama denga aku.
  3. Setelah mengetahui nomot tilang dan cocok teruh kertas tilang ke tempat yang telah disediakan petugas di sana, dan tunggu nama Anda dipanggil. Nah menunggu inilah yang paling tidak disukai kebanyakan orang. Aku saja datang jam setengah 9 baru dapat giliran jam setengah 3 sore. Waaah,,, pekerjaanku duduk berdiri duduk berdiri tok di sana.  Di sana berjubel sekali, seperti diterminal, ada juga yangbilang seperti nonton konser,  karena di sana Anda akan mendapati orang berjualan asongan banyak sekali, penjual kopi, gorengan dll.
  4.  Setelah nama Anda dipanggil untuk masuk keruang sidang, dan itu banyak orang tidak hanya Anda sendiri, saking banyaknya, mereka dikumpulkan sesuai bentuk pelanggarannya. Kebetulan aku melanggar dua pasal. Dan yang lain ada yng melanggar satu pasal. Tarip perpasal dipersidangan hanya 50 ribu, dan aku kebetulan 2 pasal jadi bayar 100 ribu. Itu berbagai bentuk pelanggaran yang ada disamakan.
  5. Setelah diputuskan berapa yang Anda harus bayarkan oleh pak Hakim Andi keluar ruang sidang beserta rombongan Anda dan pergi ke loket pembayaran. Disana kita antri tapi gk lama kemudian nama Anda dipanggil dan persiapkan uang denda yang telah diputuskan tadi. Setelah itu Anda dikasi barang Anda yang ditahan berupak SIM/STNK atau yang lainnya gan pulang sudah setelah itu.

Nb: sebenarnya jika Anda kena tilang dijalan sebaiknya kuti saja persidangan, dan itu mudah banget dan lebih murah tentunya, namun yang membuat orang gk betah itu antrinya. Solusi adalah Anda datang ke pengadilan lebih awal, kalu bisa 2 jam sebelum jadwal yang ada di ksurat tilang.
menitipkan denda kepada pilisi yang di jalan kurang dibenarkan karena kemungkinan Annnda akkkan   ditariki biaya tambahn yang masuk ek kkkannntong mereke. Misalnya,  Anda keeena tilang karena tidak pake helm, yang semestinya di persidangan Anda kena 50 ribu, namun jika Anda bayar di polisi jalanan atau di TKP Anda ditilang biasanya mereka minta lebih dari itu. misalnya 75 ribu sebagaimana yang terjadi pada teman aku sebelumnya dan tidak menutup kemungkinan lebih dari itu.
harapan aku semoga ke depannya para polisi itu benar-benar bisa bersikap adil kepada diri mereka sendiri dan orang lain. Amin.
Ini saja yang bisa aku share buat Anda sekalian tentang prosedur persidangan tilang di Malang Kota. Semoga bermanfaat !! J hadapi semua dengan santai, , , kita bisa belajar hal-hal baru dan jangan takut guys !!


Baca Selengkapnya ....

PROSEDUR PEMBAYARAN SPP TERLAMBAT

Posted by Aldi Al Bani Friday, February 22, 2013 0 komentar

PROSEDUR PEMBAYARAN SPP BAGI YANG TERLAMBAT DI  (PASCASARJANA) UIN MALIKI MALANG
Ok, sedikit sharing tentang pengalaman pribadi aku dalam hal ini.langsung saja, saya mengalami keterlambatan dalam membayar SPP.  Kurang lebih sudah telat 3 mingguan baru aku urus.  Dan ternyata bukan hanya saya yang terlambat namun masih ada teman kakak tingkat saya yang juga terlambat, dia malah lebih parah. Dia belum bayar 2 semester, namun sebetulnya gk bagus juga si terlambat itu karena menghambat yang lainnya. Ok, di abawah ini ada beberapa langkah yang harus kalian lakukan ketika terlambat membayar SPP kuliah yagn telah melewati deadlinenya.
  1. Saya mencari informasi terlebih dahulu, apakah masih bisa membayar meskipun sudah jatuh deadline? Ternyata masih ada kemungkinan besar bisa dan nyatanya saya masih bisa. Tenang jangan panik, semua masalah ada jalan keluarnya, kalau masih buntu biarkan saja waktu yang membawanya pergi.
  2. Tanya saja ke satpan yang jaga kabiro pusat di mana, nah nanti kalian akan diminta surat pernyataan, dan saya sarankan untuk membuatnya terlebih dahulu biar lancar. Surat pernyataan itu berisi permohonan untuk membayar SPP smester ..... karena terlambat.
  3. Kalian harus menemui namanya ibu Dra. Cholidah, orangnya item seperti orrang India getu tapi gk taunya wong jowo dia. Serahkan saja surat pernyataan kalian dan nnati ditanda tangani oleh beliau.
  4. Setelah mendapatkan tanda tangan dari ibu Cholidah kalian diarahkan ke pak Nuril di bagian administarasi, nah beliau yang nntinya akan memberi formulir atas nama ibu Cholidah sebagai rekomendasi, setelah itu isi formulisnya dan.
  5. Formulis yang telah diisi, bawa ke ruangan pak Slamet dan minta tanda tangan beliau. Beliau kadang-kadang nanyain kepda kalian kenapa terlambat, namun apapun alasannya kalian pasti akan dianggap gk jujur. Ntah ada apa dengan orang itu sehingga berkesimpulan demikian.
  6. Setelah dari pa Slamet baga lagi ke pak Nuril untuk diaktifkan Lock-nya biar bisa bayar ke bank Mandiri. Setelah nunggu sebentar pak Nuril meminta kita untuk melakukan pembayaran di bank yang ditunjukkan dengan membawa satu rangkapan rekomendasi dari Rektorat UIN.
  7. Setelah itu bawa surat rekomendasi itu dan pergi ke bank, bayar seperti biasanya.  Tellernya akan bertanya uda ke rektorat belum,,, nanti tunjukin aja surat rekomendasi itu dan dia akan faham. Setelah itu bayar dan teller menunjukkan nominal yang uda ditransfer ke rekening tujuan dan pulang sudah. Beres urusa.
  8. And END !! sebenarnya gk rumit kok, tapi saya yang menulis jadi sepertinya rumit. Langsung saja  tanya lebih jelas ke kabiro pusat UIN Maliki Malang.
NB: kata pak slamet kalo terlambat lagi mau di DO katanya, spsertinya ini terakhir ada kelonggaran di UIN karena sekarang sudah ada pergantian rektor jadi kudu disiplin.
kata pak selamut juga kalo uda masuk kuliah kita gk bisa bayar lagi itu artinya kita di delete.  Namaun kata temen yang aku temui dg kasus yang sama seperti saya berkata yang penting gk melewati seminggu setelah masuk kuliah. Info lebih lanjut hub ane: 08970477694

Baca Selengkapnya ....

Wisata Bromo

Posted by Aldi Al Bani Monday, February 4, 2013 0 komentar

Journey to Bromo IV
Perjalanan ke Bromo kali ini cukup menyenangkan. Berawal dari seorang temen yang lagi kursus di Pare Kediri ingin temen kursusnya pergi ke Bromo. Berhubung temen aku ini uda kenal dg saya jadi langsung aja kontak dan mengiyakan apa yang menjadi keinginannya, toh kami yg di Malang sudah gk asiing lagi untuk ke Bromo.
Perjalanan di lakukan pada malam minggu tepatnya tanggal 3 Februari 2013. Berangkat dari Malang jam 10 lewat dengan harapan kami bisa santai- dan tidak terlalu cepat. Namun seperti biasanya kami berangkat dan tiba pun sekitas jam 3 malam di lautan pasir. Kami beranggotakan 7 orang dengan menggunakan motor seadanya. Motor  Yamaha Jupiter z (belum diservis), Yamaha Mio Soul (blm diservis juga punya aku), dan dua motor supra. Tujuan kami adalah penanjakan, namum melihat kondisi yang berkabut tebal kami memutuskan untuk singgah di parkiran bromo sejenak, dan akhirnya memutuskan nekat untuk menuju penanjakan demi untuk melihat mentari terbit nan indah dari ketinggian. Setelah melawan kabut tengah malam, kami pun tersesat karena lampu motor hanya bisa melihat dg jarak 5 m ke depan. Kami beberapa saat tersesat meskipun kami sudah beberapa kali ke sana. Namun setelah lama kemudian kami melihat motor berduyun-duyun dan sepertinya dipandu oleh salah satu ojek di sana menuju kea rah penanjakan dan kamipun ikuti mereka. Sehingga kami sampai di penanjakan dan shalat subuh lantas ngopi di salah satu warung di sana. Mentari terbit tak begitu indah karena langit saat itu berawan dan kabut agak tebal. Namun sebelum itu lautan pasir lebih gampang dilewati Karen lagi musing hujan dan selagian jalan di tengah pasir ada genangan air yang cukup banyak. Setelah puas kami turun ke kawah dan menikmati sejelak. Kurang lebih pukul 8.30 pagi kami memutuskan untuk pulang lewat jalaur yang kami lewati ketika dating. Dan asiknya jalur yang selama ini kami lewati sebelumnya indah sekali kalau dilihat di pagi hari. Hamparan savanna hijau yang sungguh indah dan bukit teletubis kami saksikan di sana. Padahal biasanya pada tengah malam kami hanya melihat gelapnya malam. Intinya kelelahan kita terobati dengan apa yang kami temukan di sana. Oh iya informasi bahwa kebanyakan sepeda motor yang berboncengan terpaksa harus mendorong motornya karena tidak kuat untuk naik, karena jalan yang cukup tinggi dan terus naik. Namum sukurlah berhubung aku sendirian pakai mio yang belum diservis jd aku bisa menaiki tanjakan tersebut dg santai dan melewati motor-motor yang mendorong. Itu saja ceritaku kali ini. Terima kasih atas karunia Tuhan.


Baca Selengkapnya ....

Rute Angkot di Malang

Posted by Aldi Al Bani Tuesday, January 29, 2013 0 komentar

      Sekedar info buat yang belum tahu rute angkot di Malang


1. ADL
Terminal Arjosari - Jl. Simpang R. Panji Suroso - Jl. Raden Intan - Jl. Jend. A. Yani - Jl. Letjen S. Parman – Jl. Letjen Sutoyo – Jl. W. R. Supratman – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Patimura – Jl. Trunojoyo- Jl. Kertanegara – Jl. Kahuripan –  Jl Semeru – Jl. Ijen – Jl. Bandung – Jl. Terusan Bogor – Jl. Mayjen Panjahitan – Jl. Mayjen Haryono –  Dinoyo -  Jl. Tlogomas – Terminal Landung Sari

Terminal Landung Sari – Jl. Tlogomas – Jl. Mayjen Haryono – Dinoyo -  Jl. Mayjen Panjahitan – Jl. Semeru – Jl. Kahuripan – Jl. Tugu – Jl. Kertanegara – Jl. Trunujoyo – Cokro Aminoto – Jl. Dr. Cipto – Jl. Panglima Sudirman – Jl. W. R. Supratman – Jl. Letjen Sutoyo – Jl. Letjen S. Parman – Jl. Jend A Yani – Jl. Raden Intan – Terminal Arjosari


2. AL
Terminal Arjosari – Jl. R. Panji Suroso – Jl. Laksda Adi Sucipto – Jl. Tenaga – Jl. Karya Timur – Jl. Mahakam – Jl. W. R. Supratman – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Patimura – Jl. Trunojoyo – Jl. Kertanegara – Jl. Tugu – Jl. Kahuripan – Jl. Semeru – Jl. Ijen – Jl. Retawu – Jl. Bondowoso – Jl. Jombang – Jl. Suroboyo – Jl. Jakarta – Jl. Bogor –  Jl. Veteran – Jl. Sumbersari – Terminal Landung Sari

Terminal Landung Sari –Jl. Tlogomas – Jl. Mayjen Haryono - Jl. Gajayana – Jl. Veteran – Jl. Bandung – Jl. Ijen  – Jl. Suroboyo – Jl. Bondowoso – Jl. Retawu –  Jl. Semeru – Jl. Kahuripan – Jl. Tugu – Jl. Kertanegara – Jl. Trunojoyo – Jl. Patimura – Jl. Panglima Sudirman – Jl. WR. Supratman – Jl. Mahakam – Jl. Karya Timur – Jl. Tenaga – Jl. Laksamana Adi Sucipto – Jl. R. Panji Suroso – Terminal Arjosari


3. LDG
Terminal Landung Sari – Jl. Mayjen MT. Haryono – Dinoyo - Jl. Mayjen Panjahitan – Jl. Brigjen S. Riyadi – Jl. Jend Basuki Rahmat – Jl. Merdeka Barat – Jl. Kauman – Jl. Syarif al Qodri – Jl. Ade Irma Suryani – Jl. Pasar Besar – Jl. Sersan Harun – Jl. Prof. Moh. Yamin – Jl. Sartono SH – Jl. Kol. Sugiono – Terminal Gadang

Terminal Gadang – Jl. Kol. Sugiono – Jl. Sartono SH – Jl. Irian Jaya – Jl. Tanimbar – Jl. Sulawesi – Jl. Yulius Usman – Jl. Syarif Al Qodri – Jl. Ade Irma Suryani – Jl. Hasyim Ashari – Jl. Kawi – Jl. Bromo – Jl. Buring – Jl. Ijen – Jl. Bandung – Jl. Veteran – Jl. Terusan Bogor – Jl. Mayjen Panjahitan – Dinoyo - Jl. Mayjen Haryono – Terminal Landung Sari


4. AG
Terminal Arjosari – Jl. Simpang R. Panji Suroso – Jl. Raden Intan – Jl. Jend A. Yani – Jl. Letjen S. Parma – Jl. Letjen Sutuyo – Jl. Jagung Suprapto – Jl. Basuki Rahmat – Merdeka Utara – Jl. Merdeka Timur – Jl. Sukarjowiryo Panoto – Jl. Pasar Besar – Jl. Sersan Harun – Jl. Prof Moh yamin – Jl. Sartono SH – Jl. Kol Sugiono – Terminal Gadang

Terminal Gadang – Jl. Kol. Sugiyono – Jl. Sartono SH – Jl. Irian Jaya – Jl. Tanimbar – Jl. Sulawesi – Jl. Yulius Usman – Jl. Syarif Al Qodri – Jl. Kauman – Jl. H. Ashari – Jl. A. R. Hakim – Jl. Basuki Rahmat – Jl. Jagung Suprapto – Jl. Letjen Sutoyo – Jl. Letjen S. Supratman – Jl. Jend A. Yani – Jl. Raden Intan – Terminal Arjosari


5. AT
Terminal Arjosari – Jl.Raden Intan – JL.Jend.A Yani – Jl.Letjen S Parman –JL.Ciliwung – Jl.S Priyosudarmo –Jl. R Tumenggung Suryo-Jl.P Sudirman- Jl. Patimura- Jl. Belakang RSU – Jl. Kahuripan – Jl. Semeru – Jl.Arjuno – Jl. Kawi – Jl. Panderman – Jl. Pandan – Jl. Wilis – Jl. Gading –Jl. Sangga Buana – Jl. Galunggung – Jl. Bukit  Barisan – Jl. Lokon –Jl. Raya Tidar –Jl. Puncak Mandala – Terminal Perum Tidar

Terminal Perum Tidar – Jl. Esberg – Jl. Puncak Mandala – Jl. Raya Tidar – Jl. Lokon – Jl. Bukit Barisan –Jl. Galunggung - Jl. Sangga Buana – Jl.Gading- Jl. Wilis – Jl. Pandan – Jl. Panderman – Jl. Kawi – Jl. Arjuno – Jl. Semeru – Jl. Kahuripan – Jl. Belakang RSU – Jl. Patimura – Jl. Panglima  Sudirman – Jl. R Tumenggung Suryo – Jl. S Priyosudarmo – JL.Ciliwung  – Jl. Letjen  S Parman – Jl. Jend A Yani – Jl. Raden Intan – Terminal Arjosari


6. GA  
Terminal Gadang – Jl. Satsuit Tubun – Jl. S Supriyadi – Jl. Arif Margono – Jl. Ade Irma Suryani –Jl. KH Wahid Hasyim –Jl. Kauman – Jl. Hasyim Asyhari – Jl. AR Hakim  - Jl. Merdeka Utara – Jl. S Wiryopranoto – Jl. Mojopahit – Jl. Tugu – Jl. Untung Suropati – Jl. Pajajaran – Jl. Trunojoyo – Jl. Cokroaminoto – Jl. Dr Cipto – Jl. Panglima Sudirman – Jl. WR Supratman – Jl. Letjend Sutoyo – Jl. Letjend S. Parman – Jl. Jend A. Yani – Jl. R Intan – Terminal Arjosari

Terminal Arjosari – Jl. Simpang Panji Suroso – Jl. R Intan – Jl. Jend A Yani – Jl. Letjend S Parman – Jl. Letjend  Sutoyo – Jl.Indragiri – Jl. Mahakam – Jl. WR Supratman – Jl. Panglima Sudirrman – Jl. Patimura – Jl. Trunojoyo – Jl. Kertanegara – Jl. Tugu – Jl. Mojopahit – JL. S Wiryopranoto – Jl. Sultan Syahrir – Jl. Halmahera – Jl. Tanimbar – Jl. Arif Margono – Jl. S Supriyadi – Jl. Satsuit Tubun – Terminal Gadang


7. TSG
Pasar Tawangmangu – Jl. Gilimanuk – Tembalangan – Jl. Sukarno Hatta – Jl. MT Haryono Jl. Gajayana – Jl. Bend Sigura – gura – APK Gasek

APK Gasek – Jl. Bend Sigura-gura – Jl. Gajayana - Jl. MT Haryono – Jl. Sukarno Hatta – Tembalangan - Jl. Gilimanuk – Pasar Tawangmangu


8. LG
Terminal Landungsari – Jl. Tlogo Mas – Jl. Mayjend Haryono Jl. Sumber Sari – Jl. Bendungan Sutami – Jl. Surabaya - Jl. Bondowoso – Jl. Jombang – Jl. Wilis – Jl. Pulosari – Jl. AR Hakim – Jl. Merdeka Utara – Jl. Merdeka Selatan – Jl. Wiryopranoto – Jl. Sultan  Syahrir – Jl. Kyai Tamin – Jl. Sartono SH – Jl. Peltu Sujono – Jl. Susanto – Jl. Niaga – Jl. Sonokeling – Jl. Janti – Jl. S. Supriyadi – Jl. Satsuit Tubun – Terminal Gadang

Terminal Gadang – Jl. Satsuit Tubun – Jl. S Supriyadi – Jl. Janti – Jl. Sonokeling – Jl. Niaga – Jl.Halmahera – Jl. Tanimbar – Jl. Nusa Kambangan – Jl. Terusan Halmahera – Jl. Kapten Piere Tendean – Jl. Arif Margono – Jl. KH Hasyim Asyhari – Jl. Kawi – Jl. Pulosari – Jl. Wilis – Jl. Jombang – Jl. Surabaya – Jl. Bendungan Sutami – Jl. Sumbersari – Jl. Gajayana – Jl. Mayjen Haryono –  Terminal Landungsari


9. MK  
Terminal Madyopuro – Jl. Ki Ageng Gribig – Jl. Muharto – Jl. Zainal Zakse – Jl. Pasar Besar – Jl. Zaenal Arifin – Jl. Aris Munandar – Jl. MGR Sugriwiryopranoto – Jl. Merdeka Timur – Jl. Merdeka Selatan – Jl. Kauman – Jl. KH Hasyim Asyhari – Jl. Kawi – Jl. Ijen – Jl. Pahlawan Trib – Jl. Surabaya – Jl. B. Sutami – Jl. Kleseman – APK Karang Besuki

APK Karang Besuki – Jl. Klaseman – Jl. B Sutami  - Jl. Surabaya – Jl. Pahlawan Trip – Jl Kawi  – Jl. Merdeka Utara – Jl. Merdeka Timur  – Jl. Pasar Besar -  Jl. Gatot Subroto -  Jl. Ir. H. Juanda – Jl. Muharto – Jl. Ki Ageng Gribik – Term Madyopuro


10. MM
Terminal Mulyorejo – Jl. Raya Bandulan – Jl. Jupri – Jl. Raya Langsep – Jl. Raya Dieng – Jl. Kawi Atas – Jl. Kawi – Jl. A.R. Hakim – Jl. Merdeka Utara – Jl. MGR. Sugiyopranoto – Jl. Mojopahit – Jl. Tugu – Jl. Kertanegara – Jl. Trunojoyo – Jl. Pattimura – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. M. Wiyono – Jl. Ranu Grati – Jl. Danau Toba – Jl. Ki Ageng Gribig – Term Madyopuro

Terminal Madyopuro – Jl. Ki  Ageng Gribig – Jl. Danau Toba – Jl. Ranu Grati – Jl. M. Wiyono – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Pattimura – Jl. Trunojoyo – Jl. Kertanegara – Jl. Tugu – Jl. Mojopahit – Jl. Basuki Rahmad – Jl. Merdeka Barat – Jl. Kauman – Jl. KH Hasyim Asyhari – Jl. Kawi – Jl. Kawi Atas – Jl. Raya Dieng – Jl. Raya Langsep – Jl. Jupri – Jl. Raya Bandulan – Term Mulyorejo


11. AJG  
Terminal Arjosari – Jl. RP. Suroso – Jl. Adi Sucipto – Jl. A. Yani – Jl. S. Parman – Jl. Letjen Sutoyo – Jl. Indragiri – Jl. RT. Suryo – Jl. Hamid Rusdi – Jl. Kesatrian – Jl. Terusan Pahlawan – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Pattimura – Jl. Trunojoyo – Jl. Jembatan Pahlawan – Jl. Ir Juanda – Jl. Zakse – Jl. RE. Martadinata – Jl. Kyai Tamin – Jl. Prof M. Yamin – JL. P. Sujono – Jl. Susanto – Jl. Niaga – Jl. Sonokeling – Jl. Janti – Jl. S. Supriyadi – Jl. Satsuit Tubun – Terminal Gadang

Terminal Gadang – Jl. Satsuit Tubun – Jl. S. Supriayadi – Jl. Janti – Jl. Sonokeling – Jl. Niaga – Jl. Susanto – Jl. P. Sujono – Jl. Sartono SH – Jl. RE Martadinata – Jl. Kyai Tamin – Jl. Kopral Usman – Jl. Pasar Besar – Jl. . Arifin – Jl. Aris Munandar – Jl. Jembatan Pahlawan – Jl. Trunojoyo – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Hamid Rusdi – .Jl. RT. Suryo – JL. Barito – Jl. Mahakam – Jl. Karya Timur – Jl. Ciliwung – Jl. Letjend S. Parman – Jl. A. Yani – Jl. R. Intan – Terminal Arjosari


12. ABG  
Terminal Arjosari – Jl. Simp. RP Suroso – Jl. R. Intan – Jl. A. Yani – Jl. Borobudur – Jl. Sukarno Hatta – Jl. Cengkeh – Jl. Kalpataru – Jl. Melati – Jl. Mawar – Jl. Saranagan – Jl. Tawangmangu – Jl. Kaliurang – Jl. WR. Supratman – Jl. P. Sudirman – Jl. Pattimuara – JL. Trunojoyo – Jl. Jembatan Pahlawan – Jl. Gatot Subroto – Jl. L. Martadinata – Jl. Kol Sugiyono – Terminal  Gadang

Terminal Gadang – Jl. Kol Sugiyono – Jl. L. Martadianta – Jl. Gatot Subroto – Jl. Jembatan Pahlawan – Jl. Trunojoyo – Jl. Cokro Aminoto – Jl. Dr. Cipto – Jl. P. Sudirman – Jl. WR. Supratman – Jl. Kaliaurang – Jl. Tawangmangu – Jl. Sarangan – Jl. Mawar – Jl. Bungur – Jl. Kalpataru – Jl. Cengkeh – Jl. Sukarno Hatta – Jl. Borobudur – Jl. A. Yani – Jl. R. Intan – Terminal Arjosari


13. AMG
Terminal Arjosari – Jl. Simp RP. Suroso – Jl. S. Priyo Sudarmo – Jl. RT Suryo – Jl. Hamid Rusdi – Jl. Kesatriaan Terusan – Jl. Ir Juanda – Jl. Kebalon Mergosono – Jl. Kol Sugiyono – Term Gadang

Terminal Gadang – Jl. Kol. Sugiyono – Jl. L. Martadinata – Jl. Kyai Tamin – Jl. Kopral Usman – Jl. Pasar Besar – Jl. Gatot Subroto – Jl. Jembatan Pahlawan – Jl. Trunojoyo – Jl. Cokroaminoto – Jl. Dr. Cipto – Jl. P. Sudirman – Jl. RT. Suryo – Jl. S. Priyo – Jl. Sudarmo – Jl. LA. Sucipto – Jl. R. Intan – Terminal Arjosari


14. CKL  
APK Cemoro Kandang – Jl. Raya Cemoro Kandang – Jl. Raya Madyopuro – Jl. Sekarpuro – Jl. Komplek UNIDA – JL. D. Sentani – Jl. D. Tigi – Jl. D. Kerinci – Jl. D. Tondano – Jl. Limboto – Jl. Raya Sawojajar – Jl. Ranu Grati – Jl. M. Wiyono – Jl. Kesatrian – Jl. Hamid Rusdi – Jl. RT. Suryo – Jl. S. Priyo Sudarmo – Jl. Ciliwung – Jl. L. Sutoyo – Jl. Kedawung – Jl. Kalpataru – Jl. Cengkeh – Jl. Sukarno Hatta – Jl. Simp Panggung – Jl. Vinolia – Jl. Keramik – Jl. MT. Haryono - Jl. Tlogomas – Terminal Landungsari

Terminal Landungsari – Jl. Raya Tlogomas – Jl. M. Haryono – Jl. Keramik – Jl. Vinolia – Jl. Simp Panggung – Jl. Panggung – Jl.; Sukarno Hatta – Jl. Cengkeh – Jl. Kalpataru – Jl. Kedawung – Jl. Sutoyo – Jl. Hamid Rusdi – Jl. Kesatrian – Jl. M. Wiyono – Jl. Ranu Grati – Jl. Raya Sawojajar – Jl. D. Limboto Barat Ters – Jl. D. Tandono -  Jl. D.Paniai – Jl. Komp UNIDA – Jl. Sekar Puro – Jl. Tigi – Jl. D.Sentanu – Jl. Raya Madyopuro – Jl. Cemoro Kandang – APK Cemoro Kandang


15. GML  
Terminal Gadang – Jl. Satsuit Tubun – Jl. S. Supriyadi – Jl. Janti – Jl. Sono Keling – Jl. Niaga – Jl. Susanto – Jl. Halmahera – Jl. Tanimbar – Jl. Sulawesi – Jl. Nusakambangan – Jl. Arief Margono – Jl. S. Supriyadi – Jl. Rajawali – Ters Mergan Lori – Jl. Raya Langsep – Jl. Galunggung – Jl. Bukit Barisan – Jl. Tamboro – Jl. Tidar – Jl. Simpang Candi  - Jl. Candi – Jl. Ters. Sigura-gura – Jl. Belakang IAIN – Jl. Mertojoyo Selatan – Jl. Mertojoyo – Jl. MT Haryono Gg XII- Jl. Raya Tlogomas – Terminal Landungsari

Terminal Landungsari- Jl. Raya Tlogomas – Jl. MT. Haryono – Jl. MT.Haryono Gg XII – Jl. Mertojoyo – Jl. Mertojoyo Selatan – Jl. Belakang IAIN – Jl. Ters Sigura-gura – Jl. Candi – Jl. Simp Candi – Jl. Tidar – Jl. Lokon – Jl. Bukit Barisan – Jl. Raya Langsep – Jl. Mergan Lori – Jl. Arief Margono – Jl. Yulius Usman – Jl. Sulawesi – Jl. Halmahera – Jl. Susanto – Jl. Niaga – Jl. Sono Keling – Jl. Janti – Jl. S. Supriyadi – Jl. S. Tubun – Terminal Gadang


16. GL  
Terminal Gadang –Jl. S Tubun –Jl. S. Supriadi –Jl. Janti –Sonokeling. –Jl. Niaga –Jl. Susanto –Jl. Halmahera –Jl. Sampo –Jl. Kalimantan –Jl. Sulawesi –Jl. Yulius Usman –Jl. Arief Margono –Jl. KH. Hasyim Asyari –Jl. Kawi –Jl. Ijen –Jl. Retawu –Jl. Gede –Jl. Jakarta –Jl. Garut –Jl. Bandung –Jl. Veteran –Jl. Sumbersari –Jl. Gajayana –Jl. MT Hartono –Jl. Raya Tlogomas –Terminal Landungsari.

Terminal Landungsari –Jl. Raya Tlogomas –Jl. MT. Haryono –Jl. Gajayana –Jl. Sumbersari – Jl. Veteran – Jl. Bandung – Jl. Ijen – Jl. Semeru – Jl. Arjuno – Kawi – Jl. AR Hakim – Jl. Merdeka Utara – Jl. Merdeka Timur – Jl. Kauman – Jl. KH. Hasyim Asyari – Jl. Arief Margono – Jl. Yulius Usman – Jl. Sulawesi Jl. Nusakambangan – Jl. Halmahera – Jl. Susanto – Jl. Niaga – Jl. Sonokeling – Jl. Janti – Jl. S. Supriyadi – Jl. S Tubun – Terminal Gadang


17.  ABB  
Terminal Arjosari - APK Polowijen – Jl. Cakalang – Jl. Ikan Tombro Timur – Jl. Ikan Tombro – Jl. Ikana Piranha Atas – Jl. Ters Ikan Paus – Jl. Ikan Paus VI – Jl. Ikan Paus – Jl. Simpang Borobudur – Jl. A. Yani – Jl. Laksda Adisucipto – Jl. Simp LA Sucipto – Jl. Warinoi – Jl. Mamberamo – Jl. Sisingamanganraja – Jl. R. Patah – APK Pasar Bunul

APK Pasar Bunul – Jl. Mamberamo – Jl. Warinoi – Jl. Simp LA. Sucipto – Jl. Laksda Adi Sucipto – Jl. A. Yani – Jl. Borobudur – Jl. Ikan Paus – Jl. Ikan Paus VII – Jl. Ters Ikan Paus – Jl. Ikan Piranha Atas – Jl. Ikan Tombro Timur – Jl. Cakalang – Jl. APK Polowijen - Terminal Arjosari


18. TAT  
APK Tlogowaru – Jl. Raya Tlogowaru – Jl. Istiqomah – Jl. Raya Arjowilangun – Jl. Babatan V – Jl. Wonorejo – Jl. Jembatan lori – Jl. Kol Sugiono – Jl. Satsui Tubun – Jl. S. Supriyadi – APK Tirtosari

APK Tirtosari – Jl. S. Supriyadi – Jl. S. Tubun – JL. Kol Sugiyono – Jl. Jembatan Lori – Jl. Wonorejo – Jl. Babatan V – Jl. Babatan – Jl. Raya Arjowilangun – Jl. Istiqomah – Jl. Raya Tlogowaru – APK Tlogowaru


19. JPK  
Perum Joyo Grand – Jl. Tamansari – Jl. Joyosuryo – Jl. Mertojoyo – Jl. Tambaksari – Jl. Simp Gajayana – Jl. Gajayana – Jl. MT. Haryono – Jl. Sukarno Hatta – Jl. Pisang Kipas – Jl. Vinolia – Jl. Tunggul Wulung – Jl. Arkodion – Jl. Biola – Jl. Ikan Gurami – Jl. Ikan Kakap – Jl. Piranha Atas – Jl. Piranha – Jl. A. Yani – Jl. Cerme – Jl. Balearjosari – Jl. Karang Asem – APK Karanglo Indah

APK Karanglo Indah – Jl. Karang Asem – Jl. Cerme – Jl. A. Yani – Jl. Ikan Piranha  – Jl. Piranha Atas – Jl. Ikan Kakap – Jl. Ikan Gurami – Jl. Biola – Jl. Arkodion – Jl. Tunggul Wulung – Jl. Bunga Vinolia – Jl. Pisang Kipas – Jl. Sukarno Hatta – Jl. MT.Haryono – Jl. Gajayana – Jl. Simp Gajayana – Jl. Tambaksari – Jl. Mertojoyo – Jl. Joyo Suryo – Jl. Tamansari – APK Joyo Grand


20. JDM  
APK Villa Bukit Tidar –APK Perum Joyo Grand – Jl. Kanjuruan – Jl. Tlogosari – Jl. Tlogo Indah – Jl. Raya Tlogomas – Jl. MT. Haryono – Dinoyo - Jl. MT Haryono Gg X – Jl. Joyoraharjo – Jl. Tambaksari – Jl. Simp Gajayana – Jl. Gajayana – Jl. Sumbersari – Jl. Bendungan Sutami – Jl. Galunggung – Jl. Raya Langsep – APK Mergan

APK Mergan – Jl. Raya Langsep – Jl. Galunggung – Jl. Bendungan Sutami – Jl. Sumbersari – Jl. Gajayana – Jl. Simp Gajayana – Jl. Tambaksari – Jl. Joyoraharjo – Jl. MT. Haryono Gg X – Dinoyo - Jl. MT Haryono – Jl. Raya Tlogomas – Jl. Tlogo Indah – Jl. Tlogosari – Jl. Kanjuruan – APK Joyo Grand  – APK Villa Bukit Tidar


21. MKS  
Terminal Mulyorejo – Jl. Raya Mulyorejo – Jl. Raya Bakalan  Krajan – Jl. Kemantren  Gg III – Jl. Klayatan Gg III – Jl. S. Supriyadi – APK  Pasar Sukun

APK Pasar Sukun – Jl. S. Supriyadi – Jl. Klayatan Gg III – Jl. Kemantren Gg III – Jl. Raya Bakalan Krajan – Jl. Mulyorejo – Terminal Mulyorejo


22. TST  
Sub Terminal Tlogowaru – Jl. Perum Puri Cempaka Putih – Jl. Raya Arjowilangun – Jl. Wonorejo – Jl. K. Parseh Jaya – Jl. M. Sungkono – Jl. Muharto – Jl. Puntodewa – Jl. Kalimasada – Jl. M. Wiyono – Jl. Kesatrian – Jl. Untung Suropati – Jl. P. Sudirman – Jl. WR. Supratman – Jl. L. Sutoyo – Jl. Sarangan – Jl. Sarangan Atas – Jl. Selorejo – Jl. Selorejo Blok A – Jl. Selorejo Blok B – Jl. Mawar – Jl. Setaman – Jl. Melati – Jl. Bungur – Jl. Cengger Ayam – Jl. Cengger Ayam I – Jl. Ters Kendalsari – Jl. Bukirsari – Jl. Ters Candi Mendut – Jl. C. Bima –JL. C. Badut – Jl. C. Sari Utara – Jl. Sudimoro – Jl. Ikan Kakap – Jl. Ikan Tombro – Jl. Ikan Tombro Barat – JL. KH.Yusuf Timur – Jl. KH Yusuf Barat - Jl. Ds Jeruk – Jl. Joyo Utama – APK Tasik Madu

APK Tasik Madu – Jl. Joyo Utomo –Jl. KH.Yusuf Timur Jl. Ikan Tombro Barat – Jl. Ikan Tombro – Jl. Kakap – Jl. C. Sari  - Jl. C. Mendut – Jl. Ters .C. Mendut – Jl. Bukit Sari –Jl. Cengger Ayam I – Jl. Cengger Ayam – Jl. Melati – Jl. Setaman – Jl. Mawar –Jl. Selorejo Blok B – Jl. Selorejo Blok A Jl. Sarangan Atas – Jl. Sarangan  - Jl. L. Sutoyo  - Jl. WR. Supratman  - Jl. P. Sudirman Utara . - Jl. P. Sudirman Utara  -Jl. Untung Suropati Utara – Jl. Kesatrian – Jl. M. Wiyono – Jl. Kalimasodo – Jl. Puntodewo – Jl. Muharo – Jl. Jl. M.Sungkono  - Jl. K. Parseh Jaya – Jl. Wonorejo – Jl. Arjowilangun – Jl. Perum. Putri Cempaka Putih – Sub . Term. Puri Cempaka Putih – Sub . Term . Tlogo waru.  


23. GM  
Terminal Gadang – Jl. Kol. Sugiono . – Jl. Susanto – Jl. Irian Jaya – Jl. Tanimbar. – Jl. Sulawesi. – Jl. Yulius Usman . – Jl. Syarief Al Qodri – Jl. Ade Irma Suryani – Jl. B. Katamso – Jl. Ir Rais – Jl. Jupri – Jl. Bandulan – Jl. Raya Mulyorejo – Sub term Mulyorejo

Terminal Mulyorejo. – Jl. Raya Mulyorejo – Jl. Ds. Tebo Selatan – Jl. Raya Mulyorejo – Jl. Raya Bandulan . – Jl. Jupri – Jl. IR. Rais – Jl. B Katamso. – Jl. Ade Irma Suryani. – Jl. Sukarjowiryopranoto – Jl. Kyai Tamin – Jl. Prof. M. Yamin. – Jl. Susanto. – Jl. Kol. Sugiono – Jl. Term. Gadang.


24. ASD  
Term. Arjosari –Jl. Simp. PR. Suroso –JL. PR. Suroso –Jl. Plaosan TMR –Jl. Tl. Grajakan –Jl. Sucipto –Jl. Simp. Batu Bara –Jl. Batu Bara –Jl. LA. Sucipto –Jl. Tembaga –Jl. Simp. Emas –Jl. Emas –Jl. Sulfat –Jl. RT. Suryo –Jl. Sanan –Jl. Barito –Jl. Mahakam –Jl. Indragiri –Jl. Letjend Sutoyo –Jl. Sarangan –Jl. Mawar –Jl. Bungur –Jl. Melati –Jl. Kalpataru –Jl. Cengkeh –Jl. Sukarno Hatta –Jl. M. Panjaitan –Jl. Bandung –Jl. Garut –Jl. Jakarta –Jl. Surabaya –Jl. Gresik –Jl. Bondowoso –Jl. Klampok Kasri –Jl. Taman Wilis –Jl. Kawi Atas ––Jl. Raya Langsep –Jl. Ters Dieng – AKP Puncak Dieng.

APK Puncak Dieng –Jl. Ters Dieng –Jl. Raya Langsep –Jl. Mundu –Jl. Kawi Atas –Jl. Taman Wilis –Jl. Klampok Kasri –Jl. Bondowoso –Jl. Gresik –Jl. Surabaya –Jl. Jakarta –Jl. Simp Bogor –Jl. Veteran –Jl. Bogor –Jl. Jl. M Panjaitan –Jl. Sukarno Hatta –Jl. Cengkeh –Jl. Kalpataru –Jl. Melati –Jl. Mawar –Jl. Sarangan –Jl. Letjend Sutoyo –Jl. Indragiri –Jl. Sanan –Jl. RT. Suryo –Jl. Sulfat –Jl. Emas –Jl. Simp Emas –Jl. Tembaga –Jl. Batu Bara –Jl. Simp Batu Bara –Jl. LA. Sucipto –Jl. TL Grajakan –Jl. Plaosan Timur –Jl. RP Suroso –Jl. R. Intan – Terminal Arjosari


25. MT  
Terminal Mulyorejo –Jl. Sutan Syahrir –Jl. Kyai Tamin - Jl. Laks. Martadinata – Jl. Gatot Subroto – Jl. Ir. H. Juanda – Jl. Muharto – Jl. Ki. Ageng Gribig  - Jl. Mayjen Sungkono – Jl. Wonokoyo – Term. Tlogowaru

Terminal Tlogowaru – Jl. Wonokoyo – Jl. Mayjen Sungkonno – Jl. Ki. Ageng Gribig – Jl. Muharto – Jl. Kebalen Wetan – Jl. Laks. Martadinata – Jl. Kyai Tamin – Jl. K. T.  Tendean – Jl. Syarif Al Qodri – Jl. Ade Irma Suryani – Jl. Sutan Syahrir – Terminal Mulyorejo.

Semoga Bermanfaat
Keep Smile Guys :)

Baca Selengkapnya ....

Journey to Cangar

Posted by Aldi Al Bani Monday, January 14, 2013 0 komentar
                                                        Pemandian Air Panas Cangar
Cangar, merpakan salah satu destinasi wisata pemandian air panas di kota Malang, tepatnya di daerah Kota Batu. perjalanan menuju cangar kurang lebih 1 jam perjalanan dari kota Malang. Aku mau share perjalanan aku ke cangar. awalnya kita memang uda memiliki list tempat wisata di Malang yang akan kami kunjungi tidak kurang dari 40 tempat, yang rencananya akan kami kunjungi dalam tahun 2013 ini. setelah sebelumnya ke pantai Ngliyep, minggu berikutnya tepat pada Ahad, 13-01-2013. kami beranggotakan 3 orang berniat untuk pergi berenang ke Pemandian Sengkaling. namun setelah sampi sana, kami cuma perkir motor trus balik lagi, knepa kami balik dan gk jadi masuk? itu pertama karena saat itu rame bgt, kedua saat itu menurut kami bayarnya terlalu mahal, 17, 25, 77, ribu begitu dg berbagai wahana yg bisa dinikmati. tarif normalnya si 17 rb sesuai dengan tulisan yg terpampang di kaca penjualan karcisnya. tp ya karena mnurut kami terlalu mahal untuk sekedar berenang, maka kami mengalihkan tujuan ke cangar, yaitu pemandian air panasa di daerah Batu. setelah kurang beberapa menit satu jam perjalanan kami pun sampai di cengar. udara di sana cukup dingin, kebetulan musin  ini lagi sering hujan jd kamipun kehujalan tp sedikit saja gak sampe basah kuyup. tarif masuk cangar 5.500/ orang. setelah masuk kami langsung buka baju mandi dan berenang di kolam air hangat yg ada di sana, ada beberapa kolam air hangat di sana., kolam hangat untuk orang dewasa, kolam renang hangat untuk anak-anak, kolam berendam untuk orang dewasa dan palin gpanas airnya karena paling dekat dari sumbernya, kolam berendam untuk anak, dan ada juga kolam khusus untuk wanita yg tertutup tembok agak tinggi. dan ada juga kolam baru untuk merendam kaki. fasilitas yang ada di sana cukup lengkap. kamar mandi atau kamar untuk membasuh badan setelah mandi di air panas tersedia lengkap dengan tarif 1000 rupiah kl gk salah, ada juga penyewaan ban bagi mereka yg gk bisa renang, ada juga persewaa baju renang. untuk makan, cukup banyak juga, ada gorengan, bakso, snak-snak, minuman penghangat bandan, dan lain sebagainya, musolla tempat shlat juga telah tersedia di sana. selain ada kolam renang ada juga gua di daerah situ yang bisa pengunjung kunjungi. namun lebih banyak kita temukan parangan berduaan sepanjang perjalanna menuju goa tersebut, memang gk begeitu jauh si cm beberpa puluh meter saja. konon air hangat yang bersumber dari gunung (blerang) tersebut bisa mematikan kuman2 bagi yang memiliki penyakit kulit.  itu saja sharing dari aku, untuk lebihjelasnya silahkan datang sendiri dan nikmati perjalanan dan temapt wisata tersebut. sebelum sampai sana pemandangan pgunungan akan mengindahkan mata kita dan siapapun bisa mengabadikannya sebagaimana yg kami lakukan.

Baca Selengkapnya ....

Vacation to Ngliyep Beach

Posted by Aldi Al Bani Sunday, January 6, 2013 0 komentar

Pantai Ngliyep

Iya, Pantai Ngliyep adalah salah satu objek wisata di Malang. Oke. Aku mau share tentang perjalananku ke pantai ngliyep tadi siang ini, Ahad, 06-01-2013. Yeah, pas banget ketika sedang hujan, kita emang sengaja milih berangkat pas ujan,yaa pengen aja menikamati guyuran hujan. Aku berangkat dari Malang tapatnya di daerah Kedawung tempat kediaman ane ma tmn ane. Berangkat berdua aja, karena sebelumnya uda ngajakin tmn ku yg lain tp dy ada jadwal ngajar. Perjalanan menuju pantai Ngliyep sekitar kurang lebih 65 km dr Malang temapat aku tinggal. Total waktu yang aku tempuh tadi Cuma 2 jam gk lebih, itupun dengan kecepatan 40-60 km/jam. Bayangin aja pas lgi ujan jd kita gk bisa ngebut. Jalannya cukup bagus tp ketika ketika uda masuk Donomuliyo dan sekitar 1 km dari spot wisata jalannya kurang bgus tp gk terlaluparahlah guys. kalian bisa sampaike sana n menikmatinya. Setiba  di sana, sebelum masuk kita beli karcis dulu seharga 5000/orng. Nanti setelah masuk petugasnya kasi penjelasan dan mengarahkan kita parkir di pantai bagian kanan, karena kalo ke kiri nanti kita beli karcis lg katanya. Di pantai Ngliyep ini ombaknya Gweede bgt guys,, karena itu dilarang mandi di laut meskipun tenpatnyaa tidak terlalu  luas. Ombaknya kira-kira 5-7 m dg disertai angin. Ketika sampai di sana ane sempat abadikan gamabr ane n hujan turun beserta angin kencang luar biasa, yaa taukan di laut emng tempatnya angin kenceng to. Tp kalo ane peratiin saking kencengnya angin itu pake hujan pula, seakan-akan seperti mau tsunami kalo ngliat ombaknya, ya kurang lebih seperti Badai sandy gitu deh. Oh ya, pantai ini kuran terawat sepertinya soalnya airnya kotor dan gk jernih seperti di pantai balai kambang, atau mungkin karena terlalu besar ombaknya dan bukan untuk tempat mandi jadi sulit untuk merawatnya. Tp enjoy kok.
Rencananya kita mau sunset di sana, tp ya kalian tau mendung dan ujan jg gk bisa dech. Pukul 4.30 sore kami memilih untuk cabut dan rencana mau sunset di pantai bajul mati tp spertinya Tuhan belum mengizinkan dg memcahkan ban motor kami dan ujanpun gk berenti2. Akhirnya cari tempat tembel ban di deket sna bnyak nunggu setengah jm dan mendekati magrib kami pulan gke Malang dan dilanda hujan deras dan kami menikmatinya di jalam. Dari donomulyo berangkat pulang jam 05.30 sampe di Malang jm 07.30an. pikir2 lumayan jauh juga ya,, bukan jauh  si tp medannya yg bikin terasa lama, tp kalo rame2 n berangkat dari pagi sampe sore asik paling apa lagi cuaca cerah. Oiya,, fasilitas disana cukup lengkap. Ada Musola, WC (umum) byar seikhlasnya gk byar jg gkpp, ada juga penginapan, ada warung kopi, penjual bakso, mie pangsit, dll. Dan harganya cukup murah seperti harga pasaranlah. Kopi aja @2.000an. trus ane makan mie kuah sm telor satu cm 5.000 doang. Uda dulu ye, semoga menginspirasi. Kunjungi penjuru dunia ini niscaya kalian akan menemukan keindahan pencptaan-Nya. J




Baca Selengkapnya ....

Long Trip to Bromo

Posted by Aldi Al Bani Friday, January 4, 2013 0 komentar

Long Trip to Bromo

 Perjalanan yang cukup panjang kali ini. Perjalanan ini memang bertujuan ke wisata Taman Nasional Bromo. Kenapa saya mengatakan ini adalah perjalanan panjang, iya memang panjang karena tidak sperti perjalanan ke Bromo sebelum-sebelumnya. Dulu saya biasanya lewat jalur Malang dan Cuma pake motor doang, namun kali ini saya dan temen-temen s2 UIN Malang memang naik mobil dan juga lewat jalus Probolinggo dan itu jalus yang palin jauh. Jam 12.00 malang kita berangkat dengan menggunakan mobil panter dan juga mobil kayak mini bus gitu. Kita berangkat dg jumlah personil 16 orang, dan satunya sopir dari mobil sewaan. Kita Cuma iuran 100 uda bisa jalan sampe bromo. Dengan rincian, sewa mobil 700 dan kebetulan mobil yang satunya punya temenku jadi Cuma kasi duit buat bensin aja, dan biaya masuk 6 ribu /org. Perrjalananpun berlalu, setelah uda mau sampai kita lewat jalur yang slah sepertinya, karena jalur itu cukup terjal dan itu biasanya dikhussukan untuk mobil2 jeep. Salah satu modil kami hampir saja mundur karena gk kuat naik, tp ini spertinya karena ada mobil di depannya yg ngrem dadakan dan modil kami juga ikutan ngrem tp gk kuat. Saat itu ada banyak motor dan mobil di bawah kami, mau tidak mau motor yg dibelakang itupun kena tubruk dari belakang dan rusak yang skhirnya kita ganti rugi 500. Tp syukur juga karena seandainya tidak ada motor itu mungkin mobil kami jatuh ke bawah, dan itu cukup dalam, sekitar -+ 15 m-an.
Ok sampai di sanan kami parkir dan perggi ke puncak tanjakan 2 yang tidak terlalu bagus dibandingkan tanjakan 1 yg memiliki tempat lebih tinggi. Kita menikmati pemandangan dan matahari terbit sambil mengabadikan semuanya. Setelah puar dan matahari agak naik, kami kembali ke parkiran dan sarapan, kebetulan kami bawa makanan dari malang jd gk perlu beli di sana. Sete;ah makan kami sewa ojek tiap orang bayar 15 ribu untuk menuju kawah, karena mobil pribadi tidak diizinkan turun ke lautan pasir. Nah ongkos ojek di sini tergantung pinter2 kita nawarnya. Awalnya mereka menawarkan 50, tp turun dan turun akhirnya 15 per orng. Setelah menakhlukan kawah gunung Bromo dan puas foto2 kami kembali ke parkiran dan bersiap pulang ke malang. Sampai di malang jam 12 siang dan istirahat sejenak di tempat kursusan salah satu tmn kamy di daerah dieng. Yaitu di SEC (Smart english Course) yang di kepalai oleh Dian Syaikhu Asrori. Ok, sampai di sini ceritaku, semoga ada manfaatnya bagi pembaca.


Baca Selengkapnya ....

PENELITIAN SURVEI

Posted by Aldi Al Bani 3 komentar

PENELITIAN SURVEI

Oleh:
Aldi Al Bani dan Hidayatussaliki

Dosen Pengampu: Dr. Wahid Murni, M. Pd. Ak

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Penelitian digunakan untuk menjawab keingintahuan seseorang akan suatu perkara. Dalam penelitian memiliki berbagai jenis, pendekatan, dan metode. Penelitian dilakukan di berbagai bidang, ekonomi, sosial, pendidikan dan lain sebagainya.
Penelitian survei merupakan salah satu metode penelitian yang bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang karakteristik populasi yang digambarkan oleh sampel. Survei juga daap tdilakukan untuk mengumpulkan data terkait sikap, nilai, kepercayaan, pendapat, pendirian, keinginan, cita-cita, sikap, dan prilaku.
Penelitian survei dapat dilakukan diberbagai bidang antara lain, ekonomi, bisnis, politik, pemerintah,  sosiologi, dan pendidikan.
Seorang yang memiliki pekerjaan sebagai pendidik tentu dituntut untuk mengerti dan menguasai berbagai metode penelitian. Dunia pendidikan tentu memiliki berbagai aspek yang harus dan perlu untuk diteliti dalam upaya menyelesaikan permasalahan pendidikan khususnya dalam pembelajaran. Sebenarnya bidang pendidikan merupakan salah satu ranah penelitian. Dalam dunia pendidikan pendidik perlu melakukan penelitian-penelitian untuk mengetahui gambaran sesuatu.
Penelitian survei dalam pendidikan digunakan untuk menghimpun data tentang siswa, seperti tentang sikap, minat, kebiasaan, cita-cita dan lain sebagainya.
Penggunaan metode penelitian ini karena beberapa hal. Pertama, survei bersifat serbaguna (versattility), dapat digunakan untuk menghimpun data hampir di setiap bidang danpermasalahan. Kedua, menggunakan survei dipandang cukup efisien (efficiency) dapat menghimpun informasi yang dapat dipercaya dengan biaya yang relatif muran dengan waktu yang tidak terlalu lama. Ketiga, survei menghimpun data tentang populasi yang cukup besar dari sampel  yang relatif kecil.[1]
Dalam makalah ini penulis akan memberikan penjelasan tentang penelitian survei yang terdiri dari pengertian penelitian survei, langkah-langkah penelitian survei, dan berbagai jenis penelitian survei.


B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah.
1.      Apakah pengertian penelitian survei?
2.      Bagaimana langkah-langkah penelitian survei?
3.      Apa saja jenis penelitian survei?
C.    Tujuan Makalah
Melihat rumusan masalah di atas, maka tujuan makalah ini adalah.
1.      Mendeskripsikan pengertian penelitian survei.
2.      Mendeskripsikan langkah-langkah dalam penelitian survei.
3.      Mendeskripsikan jenis-jenis penelitian survei.

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Penelitian Survei
Penelitian survei adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pertanyaan terstruktur/sistematis yang sama kepada banyak orang, untuk kemudian semua jawaban yang diperoleh peneliti dicatat, diolah, dan dianalisis. Pertanyaan yang terstruktur biasanya disebut quesioner. Quesioner berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan kepada responden untuk mengukur variabel-variabel, berhubungan di antara variabel yang ada, atau bisa juga pengalaman dan opini dari responden.[2]
Penelitian survei merupakan kegiatan penelitian yang data pada saat tertentu dengan tiga tujuan penting, yaitu: 1) mendeskripsikan keadaan alami yang hidup saat itu, 2) mengidentifikasi secara terukur keadaan sekarang untuk dibandingkan, dan 3) menetukan hubungan sesuatu yang hidup  di antara kejadian   spesifik.[3]
Secara sederhana penelitian survei merupakan cara untuk mengumpulkan informasidengan menggunakan isntrumen penelitian (pedoman wawancara atau angket) yang diajukan kepada responden yang bertujuan untuk meneliti karakteristik atau sebab akibat antar variabel tanpa adanya campur tangan peneliti.

B.     Langkah-Langkah Penelitian Survei
Dalam melakukan sebuah penelitian tentu ada langkah-langkah yang harus ditempuh untuk bisa mendapatkan data yang dicari dengan menggunakan berbagi teknik pengumpulan data untuk mencapai apa yang menjadi tujuan peneliti melakukan penelitian. Para ahli berbeda-beda dalam menetapakan langkah dalam penelitian survei mulai dari yang sangat simpel sampai yang terperinci. Ada tiga langkah terpenting yang menentukan keberhasilan penelitian survei (Babbie, 1982), yaitu: 1) mengembangkan atau membuat angket, 2) memilih sampel, dan 3) mengumpulkan data dengan wawancara atau angket.[4]

Menurut tokoh lain, penelitian survei ada beberapa langkah yang harus ditempuh terutama yang menggunakan jasa pos (McMillan & Schumacher, 2001), antara lain:
1.      Merumuskan tujuan umum dan tujuan khusus. Langkah yang harus dilakukan peneliti pertama kali sebelum melakukan penelitian survei adalah merumuskan tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum merupakan rumusan yang bersifat umum tentang apa yang ingin dicapai dengan penelitian yang dilakukan, sedangkan tujuan khusus adalah rumusan tentang sasaran-sarasan yang lebih spesifik yang ingin dicapai.
2.      Memilih sumber dan populasi target. Langkah selanjutnya adalah menentukan populasi target yang akan dicapai.keluasan wilayah, penyebaran populasi, dan besarnya populasi akan memengaruhi waktu, dana, dan jumlah personil yang diperlukan. Beberapa sumber daya ini harus ditentukan bersamaan dengan penentuan populasi target.
3.      Pemilihan teknik dan pengembangan instrumen pengumpulan data. Untuk mengumpulkan data yang objektif dan akurat diperlukan instrumen yang valid, yakni mengumpulkan data yang benar-benar dibutuhkan. Ada dua jenis teknik pengumpulan data dalam penelitian survei pada umumnya, yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara dan angket. Pedoman wawancara biasanya digunakan jika survei dilakukan melalui wawancara (langsung), adapun angket digunakan ketika pengumpulan data dilakukan secara tidak langsung.
Pedoman wawancara dan angket dalam penelitian survei biasanya bersifat tertutup, atau telah disediakan alternatif jawabannya.
4.      Petunjuk pengisian. Petunjuk pengisisn sangat diperlukan dalam penelitian surver dikarenakan penelitian survei bisanya dilakukan tanpa kehadiran peneliti atau responden mengisi angket sesuai penafsirannya sendiri. Petunuju ini harus jelas apa yang dimaksud dengan edaran angket tersebut dan bagaimana pengisisnnya.
5.      Penentuan sampel. Pemilihan sampel merupakan langkah yang penting dalam penelitian survei. Sampel harus mewakili populasi baik dari segi jumlah dan karakteristiknya. Kemampuan responden dalam menjawab angket juga harus menjadi pertimbangan dalam hal ini.
6.      Pembuatan alamat. Pengumpulan data yang menggunakan jasa pos harus mencantumkan alamat dengan terang dan jelas, dan mudah untuk dijangkau, baik alamat responden maupun alamat peneliti.
7.      Uji coba. Pedoman wawancada dan angket sebaiknya dilakukan uji coba terlebih dahhulu terhadap sekelompok orang dari populasi target yang tidak termasuk sampel yang akan mengisi instrumen pada penelitian yang sebenarnya.
8.      Tidak lengkap dan tidak mengembalikan. Pelaksanaan penelitian survei dengan menggunakan jasa pos sering kali kembali dengan jawaban yang kurang lengkap (semua), mininal 70% merupakan rata-rata rate yang terjawab lengkap berarti angket tersebut cukup baik. Jika terjadi hal seperti ini, maka harus ada pengiriman lanjutan pada sampel lainnya.
9.      Tindak lanjut. Apabila angket yang kembali kembali kurang dari 70% terutama yang dilakukan melalui via pos, maka harus dilakukan harus dilanjutkan kegiatan tindak lanjut. Responden yang dikirimkan bisa saja dari yang lama dan bisa juga respnden yang baru dengan jarak waktu tenggang satu sampai dua minggu dari pengiriman pertama.[5]
Ada juga pendapat lain mengenai langkah-langkah melakukan penelitian survei menurut Rea dan Parker. Antara lain: (1) identifikasi fokus kajian dan metode penelitian; (2) membuat anggaran dan jadwal penelitian; (3) membentuk kerangka teori dan hipotesis; (4) menetukan teknik samling; (5) menetapkan ukuran dan pemilihan sampel; (6) mendesain instrumen penelitian survei; (7) menguji instrumen penelitian survei; (8) memilih dan melatih pewawancara; (9) implementasi penelitian survei; (10) mengumpulkan jawaban angket yang lengkap dan memasukkan data ke komputer; (11)  analisis data dan laporan terakhir.[6]
Seluruh langkah-langkah sebagaiman di atas walaupun berbeda-beda antara satu tokoh dengan tokoh lainnya tidak membuat tujuan penelitian itu berubah. Langkah-langkah yang ada hanya sebagai penuntun agar apa yagn menjadi tujuan dari penelitian survei ini tercapai sesuai dengan prosedur penelitian yang benar.

C.    Jenis-Jenis Penelitian Survei
Penelitian survei mempunyai banyak variasi dalam pelaksanaannya. Di bidang pendidikan dan tingkah laku penelitian survei minimal dapat dikelompokkan menjadi lima macam bentuk, yaitu, survei catatan, survei menggunakan angket dengan memanfaatkan jasa pos, survei melalui telepon, survei dengan wawancara kelompok, dan wawancara individual.
1.      Survei Catatan
Survei ini juga disebut sebagai survey of record, karena dalam kegiatan penelitian ini banyak menggunakan sumber-sumber yang berupa catatan dan informasi nonreaksi. Dalam hal ini peneliti tidak banyak melibatkan jawaban langsung dari orang atau subjek yang diteliti. Objektivitas data yang diperolah lebih kuat dari pada dengan bentuk linnya.
Kelebihan jenis ini antara lain:
a.       Catatan merupakan sumber informasi yang tidak dapat bereaksi terhadap perlakuan apapun dari peneliti,
b.      Sumber yang ada lebih cenderung murah, tetap, dan mudah untuk diakses,
c.       Catatan yang ada memungkinkan dilakukan perbandingan secara historis dan dilakukan analisis kecenderungandari satu keadaan ke keadaan lain yang berbeda, dan
d.      Jika catatan up to date, maka dapat dijadikan acuan perbandingan yang sangat baik.
Kelemahan jenis ini antara lain:
a.       Peneliti terhalang dari dengan sumber catatan yang memiliki sifat confidential atau rahasia negara, kelompok, dan pribadi,
b.      Sumber catatan ada kemungkinan untuk tidak lengkap, tidak tepat, dan kadaluarsa,
c.       Catatan pada umumnya hanya berupa informasi faktual yang masih memerlukan kajian lebih lanjut guna mencapai kebermaknaannya.
d.      Dll.[7]

2.      Survei Menggunakan Angket
Metode angket dalam penelitian survei biasanya didistribusikan kepada responden dengan bantuan jasa pos. Bagi negara yang masyarkatnya telah maju dalam pendidikannya, penelitianini termasuk aman, namun di negara yang belum maju masih memerlukan kecermatan secara intensif.
Kelebihan metode ini:
a.       Pembiayaan murah dibandingkan dengan teknik lainnya,
b.      Jangkauan kepada responden dengan jumlah besar dan jauh,
c.       Dapat direncanakan dengan penampilan angket yang bagus, menarik, atau sederhana,
d.      Dapat diadministrasikan dengan lebih mudah, dan
e.       Pengisian dapat dilakukan dengan tanpa harus menyebutkan nama responden.
Kelemahan metode ini:
a.       Kemungkinan terjadi tingkat pengembalian rendah,
b.      Tidak ada kepastian bahwa pertanyaan dalam angket dipahami oleh responden, dan
c.       Tidak ada kepastian bahwa yang menjawab adalah responden yang dimaksud peneliti.[8]
3.      Penelitian Survei Melalui Telepon
Penelitian ini dengan menggunakan buku petunjuk telepon (buku kuning) menghubungi responden, kemudian mengutarakan maksud dan tujuan peneliti memperoleh informasi dari mereka.
Kelebihan penelitian survei melalui telepon antara lain:
a.       Lebih murah dibandingkan dengan metode wawancara langsung,
b.      Memungkinkan menghubungi responden dalam jumlah besar,
c.       Dapat dilakukan dalam waktu fleksibel,
d.      Dapat mencakup daerah yang luas, sesuai domisili responden,
e.       Responden merasa lebih mudah dalam berkomunikasi.
Kelemahan survei via telepon antara lain:
a.       Banyak penduduk yang belum memiliki telepon,
b.      Mengganggu hak kerahasiaan seseorang,
c.       Hilangnya beberapa keuntungan yang ada pada wawancara langsung seperti ekspresi eajah, gerak badan, dan lingkungan rumah responden.[9]
4.      Survei Menggunakan Wawancara Kelompok
Teknik ini mirip dengan wawancara perorangan. Peneliti dalam menggali informasi dari grup, memungkinkan  terjadinya interaksi dari kelompok dan dengan peneliti, sehingga menghasilkan suatu gambaran yang lebih baik tentang keadaan subjek atau objek yang diteliti.
Keuntungan menggunakan teknik ini antara lain:
a.       Lebih efisien dan lebih murah dibandingkan wawancara individual,
b.      Hasil survei lebih merefleksikan tingkah laku kelompok dan merupakan hasil konsensus antar responden,
c.       Menunjukkan adanya interaksi kelompok dalam suatu lembaga,
d.      Dapat merangsang prosuktifitas yang lebih tinggi di antara kelompok.
Kelemahan teknik ini antara lain:
a.       Interaksi antara kelompok memungkinkan terjadi rasa terintimidasi perbedaan yang ada dalam tiap individu,
b.      Menimbulkan terjadinya loyalitas kelompok yang bisa memengaruhi keadaan kelompok tersebut,
c.       Kemungkinan terjadinya manipulasi oleh anggota grup yang memiliki kelebihan, seperti pandai bicara dll.[10]
5.      Survei Dengan Menggunakan Wawancara Individual
Survei model ini menggunakan pendekatan konvensional, dengan wawancara perorangan. Hal ini akan berhasil jika peneliti merasa lebih tertantang untuk melakukan eksplorasi permasalahan dengan informasi yang terbatas.
Kelebihan modek ini antara lain:
a.       Lebih bersifat personal,
b.      Wawancara yang lebih mendalam dengan jawaban bebas,
c.       Proses lebih fleksibel dengan menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada,
d.      Kemungkinan bagi peneliti memperoleh informasi tambahan dari bahasa tubuh dan nada suara,
e.       Lingkungan rumah dapat meningkatkan ketepatan teknik wawancara.
Kelemahan teknik ini antara lain:
a.       Lebih mahal dan memrlukan waktu yang lama,
b.      Terjadinya manipulasi terang-terangan dari pewawancara,
c.       Kemungkinan terjadi konflik pribadi,
d.      Memerlukan keterampilan berwawancara, dan
e.       Kemungkinan sulih menyimpulkan hasil wawancara.[11]
Demikian beberapa jenis penelitian survei dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal yang terpenting adalah kesungguhan peneliti utnuk melakukan penelitian denga pertimbangan kemampuan, waktu, dan biaya.
  
BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Ada beberapa poin yang menjadi kesimpulan pembahasan di atas antara lain:
1.        Penelitian surbei merupakan kegiatan penelitian yang mengumpulkan data atau informasi pada saat tertentu dengan tujuan untuk mendeskripsikan keadaan alami yang hidup saat itu, mengidentifikasi secara terukur keadaan sekarang untuk dibandingkan, dan menentukan hubungan sesuatu yang hidup di antara kejadian spesifik.
2.        Ada beberapa langkah dalam penelitian survei antara lain yang palin gsimpel adalah, 1) mengembangkan atau membuat angket, 2) memilih sampel, dan 3) mengumpulkan data dengan wawancara atau angket.
3.        Ada lima bentuk penelitian survei yaitu, survei catatan, survei menggunakan angket dengan memanfaatkan jasa pos, survei melalui telepon, survei dengan wawancara kelompok, dan wawancara individual.
B.     Saran
Sebagai manusia yang tidak pernah luput dari salah dalam kahidupan ini. Penulis mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca untuk memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang terlewatkan oleh penulis. Kemanfaata semoga tertuang dalam tulisan singkat ini bagi yang ingin mengambil manfaat darinya. Amin. 

Daftar Pustaka

Prasetyo, Bambang. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Sukardi. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT Bumi Aksara
Sukmadinata, Nana Syaodih.  2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya


[1] Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010), hal. 83-84
[2] Bambang Prasetyo, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2005), hal. 143
[3] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 195 
[4] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 196
[5] Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010), hal. 89-90
[6] Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010), hal. 90-91
[7] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 197
[8] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 198
[9] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 198-199
[10] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 199
[11] Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), hal. 200

Baca Selengkapnya ....
Tutorial SEO dan Blog support Online Shop Tas Wanita - Original design by Bamz | Copyright of ALDI AL BANI.